Dakwah Digital dan Mediasi Moderasi Beragama: Studi Al Jam’iyatul Washliyah di Sumatera Utara, Indonesia
Kata Kunci:
Digital da'wah, Religious moderation, Wasathiyah, Al Washliyah, Islamic communicationAbstrak
The rapid development of digital communication technology has transformed Islamic da'wah, creating new opportunities for promoting religious moderation while simultaneously increasing exposure to intolerant and radical content. This study examines how Al Jam’iyatul Washliyah (Al Washliyah), the largest Islamic organization in North Sumatra, utilizes digital media to promote wasathiyah-based religious moderation within a multicultural context that is vulnerable to polarization. Employing a library research design, this study conducts a qualitative content analysis of academic literature, official digital documents, and organizational media products published between 2019 and 2024. The data were analyzed through thematic coding to identify patterns of digital da'wah strategies, narrative construction, and institutional governance. The findings indicate that Al Washliyah implements a multi-platform digital communication strategy encompassing social media, official websites, and audiovisual channels to disseminate inclusive and dialogical religious messages. These narratives emphasize key components of wasathiyah, including tolerance, non-violence, national cohesion, and respect for local cultures. The analysis also reveals institutional efforts to strengthen the digital literacy of preachers through training programs, although challenges persist regarding disparities in content quality, limitations in digital human resources, and the absence of standardized media governance frameworks. This study concludes that Al Washliyah’s digital da'wah plays a strategic role in shaping a moderate Islamic public sphere and expanding access to inclusive religious knowledge in the digital era. The research contributes to the literature on digital religion and Islamic communication by demonstrating how local Islamic organizations utilize digital media to institutionalize the values of wasathiyah (moderation).
Perkembangan pesat teknologi komunikasi digital telah mentransformasi dakwah Islam, membuka peluang baru bagi promosi moderasi beragama sekaligus meningkatkan paparan terhadap konten intoleran dan radikal. Penelitian ini mengkaji bagaimana Al Jam’iyatul Washliyah (Al Washliyah), organisasi Islam terbesar di Sumatera Utara, memanfaatkan media digital untuk mengembangkan moderasi beragama berbasis wasathiyah dalam konteks multikultural yang rentan terhadap polarisasi. Dengan menggunakan desain penelitian kepustakaan, penelitian ini melakukan analisis konten kualitatif terhadap literatur akademik, dokumen digital resmi, dan produk media organisasi yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024. Data dianalisis melalui pengkodean tematik untuk mengidentifikasi pola strategi dakwah digital, konstruksi naratif, dan tata kelola kelembagaan. Temuan menunjukkan bahwa Al Washliyah menerapkan strategi komunikasi digital multiplatform yang mencakup media sosial, situs web resmi, dan kanal audiovisual untuk menyebarkan pesan keagamaan yang inklusif dan dialogis. Narasi tersebut menekankan komponen utama wasathiyah, termasuk toleransi, anti-kekerasan, kohesi nasional, dan penghormatan terhadap budaya lokal. Analisis juga mengungkap upaya kelembagaan dalam memperkuat literasi digital para dai melalui program pelatihan, meskipun tantangan tetap muncul terkait ketimpangan kualitas konten, keterbatasan sumber daya manusia digital, dan belum adanya standar tata kelola media yang baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah digital Al Washliyah berperan strategis dalam membentuk ruang publik Islam yang moderat dan memperluas akses terhadap pengetahuan keagamaan yang inklusif di era digital. Penelitian ini berkontribusi pada literatur tentang agama digital dan komunikasi Islam dengan menunjukkan bagaimana organisasi Islam lokal memanfaatkan media digital untuk menginstitusionalisasi nilai-nilai wasathiyah (moderasi).
Referensi
Abdillah A., Krisna Jaya C. (2024). Moderasi Dakwah Di Era Digital Dan Tantangannya. Jurnal Gudang Jurnal Mutidisiplin Ilmu. Doi: https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i12.1215
Ahmad, M. Y., & Lubis, R. (2022). Gerakan Dakwah Al Washliyah Dan Penguatan Moderasi Islam Di Sumatera Utara. Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 14(2), 115–128.
Amin, M. (2018). Moderasi Islam: Konsep Wasathiyah Dalam Perspektif Islam. Jakarta: Prenada Media.
Andini, N., & Kustiawan, W. (2025). Pelaksanaan Dan Evaluasi Dakwah Pimpinan Daerah Al Jam’iyatul Al Washliyah. Jurnal Awtar 2025. DOI: 10.47200/awtjhpsa.v4i2.2850
Azra, A. (2021). Moderasi Beragama Di Indonesia. Jakarta: Prenadamedia.
Aziz, A., & Nurdin, A. (2021). Dakwah Digital Dan Kontestasi Wacana Keagamaan Moderat: Tantangan Ormas Islam Indonesia. Jurnal Komunikasi Islam, 11(1), 32–48.
Fauzi, A., & Suryana, A. (2023). Strategi Dakwah Digital Dalam Menghadapi Radikalisme Keagamaan Di Media Sosial. Jurnal Ilmu Dakwah, 17(1), 55–70. https://doi.org/10.24014/jid.v17i1.20045
Harahap, S. (2018). Dakwah Al Washliyah Dalam Dinamika Keislaman Sumatera Utara. Jurnal Dakwah Nusantara, 6(2), 112–124.
Hedayat, R. (2022). Tantangan Dakwah Digital Di Era Post Truth. Jurnal Komunika, 16(1), 45–59.
Hidayat, R. (2023). Moderasi Beragama Dalam Perspektif Ormas Islam Lokal Di Indonesia. Jurnal Harmoni, 22(2), 221–234.
Hefni, W. (2020). Moderasi Beragama Dalam Ruang Digital: Studi Pengarusutamaan Moderasi Beragama Di PTKIN. https://doi.org/10.37302/jbi.v13i1.182
Herman, H. (2023). Dakwah Dan Komunikasi Kader Al Jam’iyatul Washliyah Dalam Penguatan Syariat Islam. Tanzir, 14(2). DOI: 10.47498/tanzir.v14i2.2277 ejournal.staindirundeng.ac.id+1
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Moderasi Beragama: Buku Saku Kemenag. Jakarta: Kemenag RI.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Buku Saku Moderasi Beragama 2023. Jakarta: Balitbangdiklat Kemenag.
Rambe, T. Sari M. (2020). Toleransi Beragama Di Era Disrupsi: Potret Masyarakat Multikultural Sumatera Utara. Jurnal Tazkir. https://doi.org/10.24952/tazkir.v6i1.2699
Lubis, R., & Nasution, M. (2020). Peran Al Washliyah Dalam Pendidikan Islam Di Sumatera Utara. Jurnal Tarbiyah, 27(2), 131–142. http://dx.doi.org/10.30821/jcims.v8i2.21718
Misrawi, T. (2022). Islam Nusantara Dan Deradikalisasi Digital. Jakarta: Pustaka Setara.
Nasution, A. (2022). Komunikasi Moderasi Keberagamaan Melalui Media Sosial. Jurnal Komunikasi UIN Sumut, 10(2), 78–90.
Nurdin, A. (2022). Digital Religious Authority And The Shifting Public Space Of Islam. Indonesian Journal Of Islam And Muslim Societies, 12(1), 27–48.
Rahim A, Setiawan S. (2025). Pendidikan Multikultural dan Moderasi Beragama dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Kampung Bali, Desa Paya Tusam, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langka. Jurnal Mudabbir. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1741
Rahmawati, R. (2023). Literasi Digital Dalam Dakwah Islam: Tantangan Dan Peluang. Jurnal Sosial Keagamaan, 7(1), 88–99.
Rahmawati, S. (2020). Analisis Data Kualitatif Dalam Penelitian Sosial. Bandung: Alfabeta.
Ramadhan, I. (2022). Perkembangan Dakwah Organisasi Keagamaan Dalam Ruang Digital. Jurnal Dakwah Digital, 1(1), 12–22.
Rohim, S. (2020). Dakwah Digital: Konsep Dan Implementasi. Jurnal Tablig, 21(3), 155–168.
Sahidin, D., & Widyastuti, S. (2023). Moderasi Beragama Dan Media Digital Dalam Mencegah Radikalisme. Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 9(2), 52–69.
Sahidin, S., & Widyastuti, N. (2023). Preferensi Pemuda Muslim Dalam Mengonsumsi Konten Keagamaan Digital. Jurnal Sosial Dan Humaniora, 12(1), 87–98.
Setiawan, A., & Pramana, T. (2021). Penelitian Kepustakaan: Konsep, Metode, Dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Siregar, F. (2022). Multikulturalisme Dan Moderasi Beragama Di Sumatera Utara. Jurnal Sosial Kebangsaan, 4(1), 25–39.
Syahputra, I. (2020). Komunikasi Era Digital. Bandung: Alfabeta.
Syamsuddin, M. (2021). Dakwah Partisipatif Di Ruang Digital: Studi Engagement Jamaah Online. Jurnal Sosiologi Agama, 15(1), 55–71.
Syamsuddin, N. (2021). Transformasi Dakwah Di Era Digital: Studi Pada Organisasi Islam Di Indonesia. Jurnal Al-Idarah, 5(2), 101–115.
Tanjung, R. A., Monang, S., & Riza, F. (2023). Gerakan Dakwah Digital AW Channel Al-Washliyah Sumatera Utara. Al-Hadi Jurnal Dakwah, 5(2). DOI: https://doi.org/10.54248/alhadi.v8i1.4462
Wahyuni, R. (2023). Efektivitas Media Sosial Sebagai Media Dakwah Pada Era Digital. http://dx.doi.org/10.37064/an-nadwah.v29i2.18571
Yudo, U. S., & Qarni, W. (2023). Manajemen Pengelolaan Media Dakwah Organisasi Al-Jam’iyatul Washliyah Sebagai Pendidikan Keagamaan Masyarakat Di Kota Medan. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 7(1), 147–157. https://doi.org/10.24127/att.v7i1.2691
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Syaiful Iman Zuhri (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














