Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Besi Dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Sipange Julu, Tapanuli Selatan

Isi Artikel Utama

Nur Hasanah Hasibuan
Anas Habibi Ritonga
Esli Zuraidah Siregar

Abstrak

This study aims to analyze the empowerment of blacksmith communities in promoting community economic development based on local wisdom in Sipange Julu Village, Sayur Matinggi District, South Tapanuli Regency. This research employed a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that community empowerment was carried out through strengthening human resource capacity and business networks, which improved the skills, productivity, and market access of blacksmith artisans. Furthermore, the implementation of local wisdom, including local knowledge and skills, local values, and the utilization of local resources, played an important role in maintaining the sustainability of the blacksmith industry while improving community welfare. The study concludes that the synergy between community empowerment and the preservation of local wisdom can effectively promote sustainable community economic development.


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat pengrajin besi dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal di Desa Sipange Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan jaringan usaha yang mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta akses pemasaran para pengrajin. Selain itu, penerapan kearifan lokal yang meliputi pengetahuan dan keterampilan lokal, nilai-nilai lokal, serta pemanfaatan sumber daya lokal menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha kerajinan besi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pemberdayaan masyarakat dan pelestarian kearifan lokal mampu mendorong pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Hasibuan, Nur Hasanah, Anas Habibi Ritonga, and Esli Zuraidah Siregar , trans. 2026. “Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Besi Dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Sipange Julu, Tapanuli Selatan”. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi Islam 2 (1): 37-48. https://internationaljournal-isssh.com/index.php/jurnal-bei/article/view/251.
Bagian
Articles

Cara Mengutip

Hasibuan, Nur Hasanah, Anas Habibi Ritonga, and Esli Zuraidah Siregar , trans. 2026. “Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Besi Dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Sipange Julu, Tapanuli Selatan”. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi Islam 2 (1): 37-48. https://internationaljournal-isssh.com/index.php/jurnal-bei/article/view/251.

Referensi

Adisasmita, Rahardjo. (2021). Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Arifah, S., dkk. (2024). Pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 45–56.

Bahri, S. (2019). Pemberdayaan Masyarakat: Konsep dan Implementasi. Makassar: CV Sah Media.

Bairizki, A. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Surabaya: Pustaka Aksara.

Handoyono, E. (2020). Pendidikan Kewarganegaraan. Semarang: Widya Karya.

Hikmat, Harry. (2020). Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Humaniora Utama Press.

Ife, Jim, & Tesoriero, Frank. (2021). Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Indah, R., dkk. (2023). Pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 11(2), 98–110.

Kartasasmita, Ginandjar. (2020). Pemberdayaan Masyarakat: Konsep Pembangunan yang Berakar pada Masyarakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mardikanto, Totok, & Soebiato, Poerwoko. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Pusnita, I., dkk. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro berbasis potensi lokal. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 120–132.

Ritonga, M. (2022). Kearifan lokal sebagai modal sosial dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Jurnal Sosial Humaniora, 9(1), 35–47.

Sinaga, R., dkk. (2024). Nilai-nilai budaya lokal dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial, 12(1), 50–64.

Soetomo. (2021). Pemberdayaan Masyarakat: Mungkinkah Muncul Antitesisnya? Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tambunan, T. T. H. (2021). UMKM di Indonesia: Perkembangan, Kendala, dan Tantangan. Jakarta: Kencana.

Widiastuti, N. (2023). Pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal dalam pembangunan berkelanjutan. Jurnal Administrasi Publik, 8(1), 77–89.

Wiratman, A., dkk. (2024). Strategi pengembangan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal. Jurnal Pembangunan Daerah, 10(1), 1–15.

Yusniar, N., dkk. (2024). Pelestarian pengetahuan lokal dalam mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat. Jurnal Kearifan Lokal, 6(1), 23–36.

Zubaedi. (2020). Pengembangan Masyarakat: Wacana dan Praktik. Jakarta: Kencana.

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.