UMKM dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Perdesaan: Studi Empiris di Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal

Isi Artikel Utama

Asmarida
Replita
Esli Zuraidah Siregar

Abstrak

This study aims to analyze the role of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in improving the economic welfare of the community in Bintuas Village, Natal District, Mandailing Natal Regency. This study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving MSME owners and community members working in salted fish processing businesses. The findings indicate that MSME actors play a positive role in increasing community income by providing employment opportunities and sources of income. The increase in income enables community members to meet their daily needs, including education, healthcare, housing, and transportation. The welfare conditions of employees also show positive development, as reflected in increased income and improved ability to fulfill household needs. However, community income remains relatively unstable because salted fish processing activities are affected by weather conditions, the availability of fish catches, and the drying process. Therefore, improving product quality and diversifying processed fish products are needed to increase and stabilize community income in a sustainable manner. This study demonstrates that salted fish processing MSMEs make an important contribution to improving the economic welfare of the community in Bintuas Village.


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Bintuas Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM dan masyarakat yang bekerja pada usaha pengolahan ikan asin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM memiliki peran positif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan dan sumber penghasilan bagi masyarakat. Peningkatan pendapatan tersebut memberikan kemampuan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan transportasi. Kondisi kesejahteraan karyawan juga mengalami perkembangan yang cukup baik, ditandai dengan meningkatnya pendapatan serta kemampuan memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, pendapatan masyarakat belum sepenuhnya stabil karena kegiatan pengolahan ikan asin dipengaruhi oleh kondisi cuaca, ketersediaan hasil tangkapan, dan proses pengeringan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kualitas dan diversifikasi produk agar UMKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara lebih stabil dan berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM pengolahan ikan asin memiliki kontribusi penting terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Bintuas.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Asmarida, Asmarida, Replita Replita, and Esli Zuraidah Siregar , trans. 2025. “UMKM Dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Perdesaan: Studi Empiris Di Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal”. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi Islam 1 (2): 90-101. https://internationaljournal-isssh.com/index.php/jurnal-bei/article/view/255.
Bagian
Articles

Cara Mengutip

Asmarida, Asmarida, Replita Replita, and Esli Zuraidah Siregar , trans. 2025. “UMKM Dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Perdesaan: Studi Empiris Di Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal”. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi Islam 1 (2): 90-101. https://internationaljournal-isssh.com/index.php/jurnal-bei/article/view/255.

Referensi

Abdul Bashith. Ekonomi Kemasyarakatan. Malang: UIN Maliki Press, 2011.

Albi Anggito dan Johan Setiawan. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jawa Barat: CV Jejak, 2018.

Amirullah dan Imam Hardjanto. Pengantar Bisnis. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2005.

Anwar Abbas. Bung Hatta dan Ekonomi Islam. Jakarta: Kompas, 2010.

Badan Pusat Statistik. Indikator Kesejahteraan. Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2021.

Edy Suhardono. Teori Peran, Konsep, Derivasi, dan Implikasinya. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1994.

Gartiria Hutami. “Pengaruh Konflik Peran dan Ambiguitas Peran terhadap Komitmen Independensi Auditor Internal Pemerintah Daerah.” Jurnal, Vol. 26.

Hamdani. Mengenal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lebih Dekat. Jawa Timur: Uwais Inspirasi Indonesia, 2019.

Hasyim Hasanah. “Teknik-Teknik Observasi.” Jurnal at-Taqaddum, Vol. 8, No. 1, 2016.

Hengki Wijaya. Analisis Data Kualitatif Ilmu Pendidikan Teologi. Makassar: Sekolah Tinggi Theologis Jaffray, 2018.

Herry Wira Wibawa, Hendry Muhammad Ali, dan Atik Budi Paryanti. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan UMKM.” Journal of Information System, Applied, Management and Research, Vol. 5, No. 3, 2021, hlm. 650–660.

Lexy J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2017.

Mamik. Metodologi Kualitatif. Sidoarjo: Zifatama, 2015.

Mita Rozaliza. “Wawancara Sebuah Interaksi Komunikasi dalam Penelitian Kualitatif.” Jurnal Ilmu Budaya, Vol. 11, No. 2, 2015.

Muhammad Dinar dan Muhammad Hasan. Pengantar Ekonomi: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Pustaka Taman Ilmu, 2018.

Mukti Fajar. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2016.

Ramli Hatma. “Peningkatan Kapasitas Pengolahan UMKM Usaha Pengolahan Ikan Asin di Kelurahan Mamboro Barat Kecamatan Palu Utara Kota Palu.” Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 9, No. 2, 2021, hlm. 73–77.

Salman Al Farisi, Muhammad Iqbal Fasa, dan Suharto. “Peran UMKM dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.” Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah, Vol. 9, No. 1, 2022, hlm. 73.

Talim Sumarno. “Strategi Pengembangan Mutu Ikan Asin Jambal Roti (Ikan Manyung) di Karangsong Kabupaten Indramayu.” JPHPI, Vol. 23, No. 2, 2020, hlm. 196–205.

Wika Undari dan Anggia Sari Lubis. “Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.” Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora, Vol. 6, No. 1, 2021, hlm. 32–38.

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.